SOFTWARE FALAK

A.TAMPILAN JAM KOMPUTER





Download (pasword instal = 081310422772)
  1. Jam Cantik  =>  Bentuk jam tangan (Full free)
  2. Jam Bandul => Berbentuk jam bandul+animasi tik tok (Full free)
  3. Bandul Alloh => Berbentuk jam bandul dengan tulisan Alloh (Full free)
  4. Rumah Burung => Jam+animasi suara burung tiap jam (Full free)
  5. Bandul Alloh V.1.0.0.1 => perbaikan Bandul Alloh (Full free)
  6. Setup 06 - Liverpool (Full free)


B. KALENDER JAM digital
    
   

    Download (pasword instal = 081310422772)
  1. Setup 08 - Free_kalender01(Full free)
  2. Setup 09 - Free_kalender02(Full free)
  3. Setup 10 - Free_kalender03(Full free)
  4. Setup 11 - Free_kalender04(Full free)
  5. Setup 12 - Free_kalender05 (Full free)
  6. Setup 07 - Kalender Share01 (Sharewhare)

BUKU FALAK

Kitab Falak
Bagi yang kesulitan mendownload Buku Falak kami bantu dengan CD, atau dengan Flasdish ongkos pengganti: CD = 10 ribu/cd, atau Flasdish, 4GB =75 ribu

BUKU FALAK
1.  Matlaul Said
2.  Hisabal-Falaki_ karya Syaikh Ahmad Muhammad Syakir 
3.  Nurul Anwar
4.  Sulamun nayyiroin (Asli)
5.  Sulamun Nayyiroin (Indonesia)
6.  Falak Melayu
7.  Al-Hisab al-Falaki Baina al-Qath’iyah wa al-Idhthirab
8.   Al-Hisab al-Falaki wa Itsbat Awa`il al-Syahr
9.   Ahkam al-Ikhtilaf fi Ru`yah Hilal Dzil Hijjah
10.  kitab falak (tsamarotul_fikar)
11.  PANDUAN HISAB MUHAMMADIYAH
12.  Taqribul  Maksod fil Amal birrubuil  Mujayyab
13.  Atsar al-Qamarain fi al-Ahkam al-Syar’iyah
14.  Al-Hisab Awwalan Laa al-Marashid wa al-Aqmar
15.  Ar-Ru`yah Am al-Hisab Al-Khilaf Syarr
16.  Buthlan al-‘Amal bi al-Hisab al-Falaki fi al-Shaum wa al-Ifthar
17.  Bayan Hukm Ikhtilaf al-Mathali’ wa al-Hisab al-Falaki
18.  Tauhid Ru`yah al-Hilal
19.  Hukm Itsbat Awwal Al-Syahr al-Qamari wa Tauhid al-Ru`yah
20.  Dukhul al-Syahr al-Qamari Baina Ru`yah al-Hilal wa al-Hisab al-Falaki
21.  Ru`yah al-Hilal Baina Ar-Ru`yah al-Syar’iyah wa al-Falakiyah
22.  Qawathi’ al-Adillah fi ar-Radd ‘ala Man ‘Awwala ‘Ala al-Hisab fi al-Ahillah
23.  Limadza Ikhtilaf Haula Hisab al-Falaki
24.  hisab awal bulan karya djambek
25a. Al Anwar Full - (rangkuman)
25b. Al Anwar Full - (presentasi)
26.  Kitab Falak kaum syiah
27. abdurrachim perhitungan awal bulan
28. ahmad muh syakir awal bulan - bahasa arab
29.
Kalender Asapon.pdf
30. Badiatul Mitsal
31. Penetapan Awal Bulan - PKS
32. miqot-buruj mujayyab-abdurrohman

33. syarah tsamarotil wasillah.zip 
34. Jadwal Falak Nurul Anwar 
35. Penentuan Awal Bulan Kamariah Hizbut tahrir
36. RUBU' AL-MUJAYYAB praktis - Yadi_Setiadi 
37. Hisab Falak Brunai Darussalam & Jadual Hilal
38. Irsyadul Murid - naskah Arab
39. Pedoman Rukyat Hisab NU - LFPBNU
40. Falak - AlMuhtaj
41. Falak - Al-Kautsar - naskah Arab
42. Falak - شرح ثمرات الوسيله
43. Ilmu Nujum - Abu MA Syar Al-Falaki - naskah scener Arab pdf
44. Kalender Aboge - Scen Arab.pdf
45. FALAK - فتح الرؤف المنان (Scen).pdf
46. FALAK -ف.كوماروف..طرائف علم الفلك. (Scen).pdf
47. FALAK - حكم إثبات أول الشهر القمري وتوحيد الرؤية
48. FALAK - أبحاث في تاريخ علم الفلك (scen)
49. FALAK - Hisab Munjit (Nashobandiyah)
50. FALAK -جهود البيروني وغيره من المسلمين في الفلك(Scen).pdf
51. FALAK - مقدمة فى علم الفلك (Scen). pdf
52. FALAK -إرشاد أهل الملة إلى اثباب الأهلة(Scen).pdf
53. FALAK -أساسيات علم الفلك(Scen).pdf
54. FALAK -العلم المنشور في اثبات الشهور(Scen).pdf
55. FALAK -أوائل الشهوم العربية(Scen).pdf
56. Romadlon syawal -  Kerajaan Negeri Perlis.pdf
 
ARTIKEL FALAK

Artikel 01 - Aplikasi segitiga bola - Cecep Nurwendaya
Artikel 02 - Algoritma Astronomi Modern - Dr Ing Khafid
Artikel 03 - arahkiblat - mutoha.zip
Artikel 04 - asas penentuan awal bulan - Jahya bin Haji Hussin
Artikel 05 - belajar_ilmu_hisab - Abdul Muid Zahid.zip
Artikel 06 - conversi tanggal hijriah - ICOP.zip
Artikel 07 - Ensiklopedi Falak - Drs Chairul Zein.zip
Artikel 08 - Perhitungan praktis dalam ilmu falak - Rasyid Rizani.zip
Artikel 09 - Takwim Hijriah Menurut Kitab Nur nawar 
Artikel 06 - conversi tanggal hijriah - ICOP
Artikel 07 - Ensiklopedi Falak - Drs Chairul Zein
Artikel 08 - Perhitungan praktis dalam ilmu falak - Rasyid Rizani
Artikel 09 - Takwim Hijriah Menurut Kitab Nur nawar
Artikel 10 - Hisab Urfi
Artikel 11 - dasar-dasar ilmu Falak
Artikel 12 - kaidah falakiyah dan simulasi hisab rukyat - cecep nurwendaya
Artikel 14 - MENGHITUNG AWAL WAKTU SHALAT SISTEM EPHEMERIS - sriyatin
Artikel 15 - MENGHITUNG GERHANA BULAN SISTEM EPHEMERIS - Ferry
Artikel 16 - MENGHITUNG DAN MENGUKUR ARAH KIBLAT - sriyatin
Artikel 17 - MEMBUAT KALENDER ABADI
Artikel 18 - masalah hilaal
Artikel 19 - Konsisitensi Astronomis Kelender Hijriah - T Djamaludin
Artikel 20 - Tatacara Sidang Istbat 
Algoritma penentuan Awal Bulan Secara Global 

FALAK BAHASA INGGRIS

B-Ing 01 - practical ephemeris calculations - oliver montenbruck.zi  
B-Ing 02 - The Astrology of Esoteric Hind 
B-Ing 03 - Rice Prudence Maya Political
B-Ing 04 - Holbrook Jarita African Cult
B-Ing 05 - A Brief History of Ancient Ast

PRESENTASI FALAK

Presentasi 01 - Hisab Urfi - Faiz Rafdli.pps
Presentasi 02 - Kalender Hijriah - Evan Irawan.pps
Presentasi 03 - Hilal sebagai penentu awal bulan islam - Mutoha Arkanuddin.pps 
Presentasi 04 - ARAH KIBLAT DENGAN SEGITIGA BOLA.ppt
Presentasi 05 - Jadwal Waktu Shalat.pptx

DOWNLOAD MATERI PELATIHAN HISAB RUYAT DI PBNU JAKARTA  

1. Hari; Rabu Pahing, 3/4/2013
2. Hari : Rabu Kliwon, 1/5/2013  
3. Hari : Rabu Kliwon, 5/6/2013 
4.  Hari : Rabu Pon, 3/7/2013
  • Libur
 --------------------------------------------------------------------------------------------------------

SKRIPSI FALAK
ARSIP ISTBAT, MUHAMMADIYAH, PERSIS, SKB 3 MENTRI 



Kalender Jawa & Perhitunganya


Kalender Jawa dan cara membuatnya

KALENDER JAWA & CARA PERHITUNGANNYA
SERTA PERANNYA DALAM PENYEBARAN ISLAM DI INDONESIA
(Oleh : Ust. Syaiful Nurhidayat, M.Pd)

            Sultan Agung Hanyokrokusumo merupakan seorang raja Mataram, juga merupakan seorang muslim yang terkenal patuh beragama Islam, Sultan Agung menyebar luasakan agama Islam di pulau Jawa dalam suatu wadah negara Mataram. Untuk menghindari benturan-benturan dan gesekan-gesekan dengan budaya-budaya pra Islam yang telah mengurat akar di Indonesia, yakni budaya Hindu-Budha Sultan Agung mengubah penanggalan Saka menjadi kalender bernuansa islam dan  budaya jawa. Kalender tersebut dikenal dengan Kalender Jawa Sultan Agungan.
Tahun Jawa disebut juga tahun Saka yang memberlakukan perhitungan berdasarkan peredaran bulan sebagaimana kalender Hijriah. Dalam kalender Jawa ini terdapat perputaran waktu khusus (siklus) yaitu Windu, Pasaran, Selapan dan Wuku. Kalender yang merupakan perpaduan Jawa asli dan Hindu, dengan nama tahunnya Saka, dipakai oleh orang Jawa sampai tahun 1633 M. Setelah Islam masuk, banyak istilah yang diubah menjadi istilah Islam. Nama hari pada kalender umum di Indonesia dari Ahad sampai Sabtu juga istilah dari Islam, sedangkan siklus pasaran (legi, pahing, pon, wage, kliwon) masih mengadopsi budaya asli indonesia. Kalender Jawa Sultan Agungan Sampai saat ini masih dapat kita lihat hampir disetiap kalender yang beredar di Indonesia.
Perubahan kalender di Jawa itu dimulai hari Jum’at Legi, tanggal 1 Sura tahun Alip 1555 bertepatan dengan tanggal 1 Muharam tahun 1043 Hijriah, atau tanggal 8 Juli 1633. Angka tahun kalender Sultan Agung meneruskan angka tahun saka 1555, walaupun dasar perhitungannya sama sekali berlainan. Kalender Saka mengikuti sistem syamsiyah, yaitu perhitungan perjalanan bumi mengitari matahari. Sedangkan kalender Sultan Agung mengikuti sistem qomariyah, yakni perjalanan bulan mengitari bumi seperti pada kalender Hijriah.
Tujuan disusun kalender baru ini adalah untuk memperluas pengaruh islam. Kalender ini juga digunakan untuk merayakan hari besar islam yang secara resmi dirayakan oleh kerajaan Mataram hingga saat ini, Kebijakan Sultan Agung itu patut dipuji sebagai tindakan seorang muslim dengan kemahirannya yang tinggi dalam ilmu falak.
Kalender Sultan Agung didasarkan pada hisab ‘urfi sama dengan kalender hijriah, namun terdapat sedikit perbedaan antara dua kalender tersebut, kalender Hijriah yang berlaku umum didunia Islam mempunyai siklus yang panjangnya 30 tahun dengan 11 tahun kabisat, dan sisanya tahun basitoh, sedangkan kalender Sultan Agung mempunyai siklus 8 Tahun yang disebut windu dengan 3 tahun kabisat dan 5 tahun basitoh. Dalam waktu 120 tahun kalender hijriah mempunyai 45 tahun kabisat oleh karena itu setiap 120 tahun sekali kalender Sultan Agung diajukan 1 hari supaya tetap bersamaan dengan Kalender Hijriah.
Untuk mengetahui keistimewaan kalender Sultan Agung perlu diketahui bahwa dijawa dikenal 7 hari (Ahad, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu), dikenal pula 5 pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon), sedangkan bulan ada 12 (Muharrom,  Sapar, mulud, Bakdo Mulud, Jumadil Awal, Jumadil Akhir, Rejeb, Ruwah, Poso, Sawal, Dulkaidah, Besar), selain itu dikenal pula istilah windu untuk 8 tahun (Alif, Ehe, Jim Awal, Je, Dal, Be, Wawu, Jim Akhir).
Nama tahun Kalender Sultan Agung diambil dari huruf arab abadiyah yang menunjukkan Alif = 1, Ha = 5, Za = 7, Dal = 4, Ba’ = 2, Wawu = 6, Jim = 3, angka tersebut menunjukkan tanggal 1 setiap permulaan tahun (1 Muharrom/1 suro) misalnya: 1 Muharrom tahun Alif jatuh hari Selasa maka pada tahun berikutnya yaitu Ehe untuk 1 Muharromnya akan jatuh pada pada hari ke-5 dihitung dari Selasa berarti hari Sabtu, 1 Muharrom tahun Jim Awal akan jatuh pada hari ke-3 yaitu hari Kamis demikian seterusnya.
Jumlah hari dalam kalender Sultan Agung ini sangat istimewa 1 Windu memiliki 3 tahun panjang (Kabisat) dengan jumlah hari 355 hari 5 tahun pendeknya (Basitoh) ada 354 hari sehingga jika dihitung 8 × 354 + 3 = 3835 hari, angka ini habis dibagi  7 dan  5 ini berarti hari yang sama dan pasaran yang sama pula senantiasa sama pula dalam setiap windunya Untuk memudahkan perhitungan dapat disusun kalender untuk satu windu seperti tabel kalender Sultan Agung dengan demikian sangat mudah sekali mencari hari untuk setiap tahun. Dibawah ini disajikan tabel Kalender Sultan Agung Kurup Asapon (Tahun Alip Selasa Pon).
TABEL KALENDER SULTAN AGUNG

Alif
3
Ehe
4
J.Awal
5
Je
6
Dal
7
Be
0
Wawu
1
J.Akhir
2
Muharrom
Selasa Pon
Sabtu Pahing
Kamis Pahing
Senin Legi
Jumat Kliwon
Rabu Kliwon
Ahad Wage
Kamis Pon
Sapar
Kamis Pon
Senin Pahing
Sabtu Pahing
Rabu Legi
Ahad Kliwon
Jumat Kliwon
Selasa Wage
Sabtu Pon
Mulud
Jumat Pahing
Selasa Legi
Ahad Legi
Kamis Kliwon
Senin Wage
Sabtu Wage
Rabu Pon
Ahad Pahing
B.Mulud
Ahad Pahing
Kamis Legi
Selasa Legi
Sabtu Kliwon
Rabu Wage
Senin Wage
Jumat Pon
Selasa Pahing
J.Awal
Senin Legi
Jumat Kliwon
Rabu Kliwon
Ahad Wage
Kamis Pon
Selasa Pon
Sabtu Pahing
Rabu Legi
J.Akhir
Rabu Legi
Ahad Kliwon
Jumat Kliwon
Selasa Wage
Sabtu Pon
Kamis Pon
Senin Pahing
Jumat Legi
Rejeb
Kamis Kliwon
Senin Wage
Sabtu Wage
Rabu Pon
Ahad Pahing
Jumat Pahing
Selasa Legi
Sabtu Kliwon
Ruwah
Sabtu Kliwon
Rabu Wage
Senin Wage
Jumat Pon
Selasa Pahing
Ahad Pahing
Kamis Legi
Senin Kliwon
Poso
Ahad Wage
Kamis Pon
Selasa Pon
Sabtu Pahing
Rabu Legi
Senin Legi
Jumat Kliwon
Selasa Wage
Sawal
Selasa Wage
Sabtu Pon
Kamis Pon
Senin Pahing
Jumat Legi
Rabu Legi
Ahad Kliwon
Kamis Wage
Dulkaidah
Rabu Pon
Ahad Pahing
Jumat Pahing
Selasa Legi
Sabtu Kliwon
Kamis Kliwon
Senin Wage
Jumat Pon
Besar
Jumat Pon
Selasa Pahing
Ahad Pahing
Kamis Legi
Senin Kliwon
Sabtu Kliwon
Rabu Wage
Ahad Pon
 Cara Menggunakan Tabel Kalender Sultan Agung adalah seperti berikut:
  1. Menentukan nama tahun : bagilah tahun hijriah dengan 8 jika sisa 1 nama tahun wawu, sisa 2 = Jim Akhir, sisa 3 = Alif, Sisa 4 = Ehe dst
  2. Jika sudah ketemu nama tahun, bulan apa yang dicari urutkan pada tabel itulah nama hari setiap awal bulannya
  3. Untuk mencari tanggal selain tanggal 1 urutkan dari awal bulan tersebut
  4. Buat kesimpulan untuk konversi ke tahun jawa tahun hijriah + 512
Contoh ; Tanggal 15 Romadlon 1431 H
  1. 1431 : 8 = 177 sisa 7 nama tahun = Dal
  2. Tanggal 1 Romadlon/poso diurutkan dengan Dal = Rabu Legi
  3. Tanggal 15 Romadlon diurutkan dari minggu legi jatuhnya Rabu Kliwon
  4. Kesimpulan tanggal 15 Romadlon 1431 jatuh hari Rabu Kliwon tahun dal 1943 J
Demikianlah karya agung dari seorang Raja, Budayawan sekaligus muslim sejati yang pantas kita contoh. Hasil karyanya masih dapat kita gunakan hingga sekarang, bukan hanya sebagai kekayaan budaya bangsa akan tetapi sebagai bukti bahwa penyebaran Agama Islam di Indonesia disiarkan dengan cara damai, serta dengan menggunakan budaya dan ilmu pengetahuan yang tinggi. (syaiful_2010 ).